Rabu, 08 September 2010

Kerajaan-MU datanglah-04

Embrio Israel moderen – Kibbutz selayang pandang

Kibbutz, adalah sebuah kata Ibrani untuk “tempat tinggal bersama”. Merupakan komunitas yang unik dengan sebuah dedikasi untuk saling menguntungkan dan keadilan sosial; sebuah sistem sosial-ekonomi yang berdasarkan prinsip penggabungan kepemilikan pribadi, ke samaan hak dan ko-operasional dalam produksi, konsumsi dan pendidikan; memenuhi ide “dari masing-masing sesuai dengan kemampuannya, bagi masing-masing sesuai dengan kebutuhannya”; sebuah rumah bagi siapa yang memilihnya.
Kibbutz pertama didirikan sekitar 40 tahun sebelum pembentukan Negara Israel di tahun 1948. De gania (dari kata Ibrani “dagan”, berarti gandum), berlokasi di selatan danau Kinneret, didirikan pada tahun 1909 oleh sebuah kelompok perintis diatas tanah yang diperoleh dari Jewish National Fund. Para pendiri adalah perintis Yahudi yang masih muda usia, terutama berasal dari Eropa Timur, yang datang tidak hanya untuk menempati kembali tanah nenek moyang mereka, tetapi juga untuk menempa sebuah jalan hidup yang baru. Jalan yang mereka lewati tidaklah mudah; lingkungan yang asing, tidak berpengalaman pekerjaan fisik, kurang pengetahuan dalam bidang pertanian, tanah gersang yang terabaikan berabad-abad, sulitnya air dan dana yang sedikit merupakan kesulitan-kesulitan yang menghadang mereka. Di menangkan melalui banyak kerja keras, mereka berhasil mengembangkan komunitas-komunitas yang maju dengan pesat yang berperan sangat menonjol dalam pendirian dan pembangunan negara.  
Sekarang ini ada sekitar 270 kibbutzim (bentuk jamak dari kibbutz), dengan jumlah keanggotaan antara 40 sampai lebih dari 1000 orang, yang tersebar diseluruh negeri. Banyak diantaranya beranggota kan 300 sampai 400 orang dewasa dalam sebuah populasi 500-600. Kebanyakan kibbutzim merupakan salah satu dari tiga gerakan kibbutz nasional, yang teridentifikasi dari prinsip masing-masing.

Organisasi
Kebanyakan kibbutzim memiliki rancangan yang hampir sama. Area tempat tinggal dirancang secara teliti tergantung rumah-rumah anggota dan taman-taman, rumah anak-anak dan tempat bermain bagi setiap kelompok usia dan fasilitas bersama seperti ruang makan, auditorium, perpustakaan, kolam renang, lapangan tennis, klinik medis, penatu, toko dan lain-lain. Sebagian kehidupan dipakai untuk menggembalakan ternak dan peternakan ayam, sebagai salah satu atau bagian tanaman industri. Tanah pertanian, kebun buah-buahan, kolam-kolam perikanan diletakkan sebagai batas wilayah kerja. Untuk menjangkau satu tempat ke tempat lain dalam kibbutz, dapat dilakukan dengan jalan kaki atau bersepeda, kereta elektrik biasanya digunakan bagi orang-orang tua.
Kibbutz berfungsi sebagai sebuah demokrasi langsung. Seluruh anggotanya bersama-sama menentukan kebijakan, memilih pemimpin, mengatur anggaran dan menerima anggota baru. Tidak hanya berfungsi sebagai pengambil keputusan bagi seluruh tubuh, tetapi juga sebagai forum dimana setiap anggota dapat mengemukakan pendapat dan pandangannya
Tugas-tugas harian ditangani oleh komite terpilih, berkaitan dengan wilayah kerja seperti perumahan, pengaturan keuangan, perencanaan produksi, kesehatan dan budaya. Beberapa pejabat komite ini, bersama-sama dengan pimpinan kibbutz (sekretaris) membentuk eksekutif kibbutz. Posisi sekretaris disamping sebagai koordinator kerja dan pengumpul keuangan, juga sebagai pengatur, sepenuh waktu, sementara anggota komite lainnya mengerjakan tugas-tugas harian tambahan sesuai dengan bagiannya.

Menjadikan padang gurun berbuah lebat.
Bagi para pendiri, mengerjakan tanah nenek moyang dan mengubah penduduk kota menjadi petani adalah sebuah ideologi, bukan sekedar sebuah jalan untuk mengusahakan sebuah hubungan kehidupan. Setelah bertahun-tahun, para petani kibbutz berhasil membuat tanah gersang menjadi produktif, dengan ladang-ladang pertanian, kebun buah-buahan, peternakan ayam, pemerahan susu dan perikanan serta banyak industri agro-organik lainnya.
Melalui kombinasi kerja keras dan pengembangan metode pertanian, Israel menjadi penghasil terbesar dari produk agro yang diperhitungkan dunia pada saat ini.
Tidak dapat disangkal, sejalan dengan perkembangannya, aktifitas kibbutzim sekarang ini mencakup banyak bidang industri, tetapi sebagian besar dari mereka masih tetap pertanian.
Meskipun produk-produk industri meliputi banyak hal, dari mode pakaian sampai sistem irigasi, tetapi sebagian besar industri kibbutz dititik beratkan pada tiga cabang utama : pengerjaan besi, plastik dan proses makanan. Kebanyakan fasilitas industri yang tersedia tidak begitu banyak, dengan pekerja kurang dari 100 orang.  
Diberbagai bidang, kibbutzim telah menyatukan sumber-sumber mereka, mendirikan perusahaan-perusahaan regional seperti mesin pemecah biji kapas dan pabrik-pabrik pengepakan unggas, dan juga mengadakan pelayanan secara menyeluruh dari kompilasi data komputer sampai kerja sama perdagangan dan pemasaran. Kontribusi kibbutzim kepada produk negara, baik dalam bidang pertanian ( 33 % dari tanah pertanian ) maupun dalam bidang industri ( 6,3 %  dari barang-barang industri ) adalah jauh lebih besar daripada saham populasi mereka ( 2.5 % ). Dalam tahun-tahun terakhir, penambahan jumlah kibbutzim telah dipusatkan menjadi obyek pariwisata, dengan fasilitas rekreasi seperti rumah bagi para tamu, kolam renang, mengendarai kuda, lapangan tennis, museum, peternakan hewan eksotik dan ta man air untuk orang Israel dan para turis juga.
Karena populasi Israel semakin bertambah dan berkembang pusat-pusat kota, sedangkan kibbutzim sendiri sebenarnya didirikan didaerah pinggiran kota, sehubungan dengan hal ini maka banyak dari mereka sekarang menawarkan berbagai macam layanan kepada masyarakat seperti misalnya layanan laundry, catering, toko-toko, dan perawatan anak, termasuk kemah musim panas.

Etika kerja
Para anggota dipekerjakan dalam jangka waktu yang bervariasi, sementara fungsi-fungsi yang yang rutin seperti tugas dapur dan ruang makan dilaksanakan secara bergilir. Setiap cabang ekonomi dipimpin oleh seorang admistrator terpilih yang diganti setiap 2-3 tahun sekali. Seorang koordinator ekonomi harus bertanggung jawab untuk mengatur seluruh cabang pekerjaan, melaksanakan produksi serta merencanakan investasi.
Walaupun management berkembang secara professional, kibbutzim terus mengadopsi berbagai metode administrasi dan organisasi untuk mengadaptasi struktur ekonomi mereka sesuai dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan pola tanggung jawab bersama dan kesetaraan dalam pekerjaan.
Para wanita memperoleh hak yang sama dalam pekerjaan. Kibbutz terbuka untuk mereka dalam semua bidang pekerjaan yang ada di kibbutz. Akan tetapi berbeda dengan para wanita kibbutz dua generasi terdahulu yang mencoba “membuktikan” kesetaraan mereka dengan melakukan pekerjaan pria, saat ini mayoritas wanita enggan terlibat dalam bidang pertanian dan industri, mereka lebih menyukai pekerjaan dalam bidang pendidikan, kesehatan dan bidang layanan lainnya. Sementara itu anggota lama menerima penempatan kerja yang sesuaI dengan kesehatan dan stamina mereka.


Jemaat mula-mula
Kibbutz
Tubuh Kristus
persembahan di kaki rasul-rasul
penggabungan milik pribadi
dikumpulkan pada 
rumah perbendaharaan
sesuai dengan kebutuhan
sesuai dengan kebutuhan
sesuai dengan               kadarnya
kebersamaan
Kooperasional
satu tubuh, satu Roh
satu tujuan
satu tujuan
satu tujuan
tantangan sistem agamawi
tantangan alam dan keahlian
tantangan rohani dan sistem duniawi
pemimpin dipilih 
dan diuji oleh seluruh anggota (Didache)
pemimpin 
dipilih seluruh anggota
demokrasi langsung
Kristus 
sebagai pemimpin,
dipilih seluruh anggota

Ayat-ayat Cinta-02

Janda dan keluarganya

Ada sebuah keluarga janda di daerah Sulam (biasanya disamakan dengan Sulem atau Sunem, sekarang Solam) berada sekitar 5,6 kilometer dari Zerin, sebelah utara Yizreel. Janda ini memiliki bebe­rapa anak laki-laki dan seo­rang anak perempuan. Keluarga ini hidup sebagai petani dan peternak. Se­mua anak laki-laki dalam kelu­arga janda ini sangat mengasihi dan memberi perhatian khusus kepada satu-satunya adik perempu­an mereka. Janji agar keamanan, kenyamanan dan kebaikan bagi kehidupan sang adik yang masih gadis ini senantiasa diberikan oleh kakak-kakaknya. (Kidung Agung 6:13; 8:5; 8-8).
יִזְרְעֶאל (Strong’s 3157) dibaca yiz-reh-ale’, ditulis dalam alkitab bahasa Indonesia Yizreel, artinya “God will sow” – “Tuhan akan menabur”, "God sows" – "Tuhan menabur", atau "that which God planted" – "yang ditanam Tuhan", di tanah Kanaan secara geografis merupakan sebuah tempat yang subur.
Bagi suku Isakhar keluarlah undian yang keempat, yakni bagi bani Isakhar menurut kaum-kaum mereka. Daerah mereka ialah Yizreel, Kesulot, Sunem, Hafaraim, Sion, Anaharat, Rabit, Kisyon, Ebes, Remet, En-Ganim, En-Hada dan Bet-Pazes. Batas daerah itu menyinggung Tabor, Sahazima dan Bet-Semes; dan batas daerah mereka berakhir di sungai Yordan; enam belas kota dengan desa-desanya. Itulah milik pusaka suku bani Isakhar menurut kaum-kaum mereka, kota-kota itu dengan desa-desanya. (Yosua 19:17-23)
Nabot, orang Yizreel, mempunyai kebun anggur di Yizreel, di samping istana Ahab, raja Samaria, yang memegang kuasa raja atas Israel (1 Raja 21:1; 7)
Dari ayat-ayat diatas, kemungkinan besar keluarga ini termasuk salah satu keturunan dari suku Isa­khar yang tinggal di Sulam, atau Sunem yang secara hurufiah bermakna “double resting place”, sebuah tempat perhentian ganda, tempat yang paling nyaman untuk kehidupan “beristirahat” karena daerahnya sangat subur. Tempat yang sangat sesuai untuk kehidupan petani dan peternak karena hasil tanahnya berkelimpahan. Rumput disana selalu hijau, sehingga ternak tidak kekurangan pakan. Itulah sebabnya kebun raja-raja ada disana “Baal Hamon” – lord (possessor) of abundance – pemilik kelimpahan. Oleh karenanya Ahab sangat menginginkan kebun anggur Nabot, sebagai raja Israel ketika itu dengan segala daya upaya dilakukan untuk mendapatkan kebun anggur itu.
Ketika Allah menciptakan bumi dan segala isinya, segala sesuatu yang dikerjakan-NYA “sungguh amat baik”. Tetapi setelah dosa masuk, tanah yang dikerjakan manusia menghasilkan semak duri dan rumput duri. Dengan susah payah manusia harus mengerjakan dan mencari rezeki dari tanah yang terkutuk. Artinya, berkat dan kelimpahan Firdaus – Taman Allah tidak lagi dapat dinikmati oleh manusia. Ada kerub yang menyala-nyala yang menjaga taman itu supaya manusia tidak dapat masuk kemba­li. Firdaus, taman Allah telah diangkat dari muka bumi. Hadirat Allah yang hadir dalam taman Firdaus te­lah tidak lagi bersama manusia. Bumi seperti istri yang menjadi janda karena ditinggal suaminya.
Janda Sulam, sebuah gambaran yang sempurna dari bumi subur dalam berkat dan kelimpahan yang telah ditinggalkan Allah. Kini seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat (1 Yohanes 5:19). Beberapa anak laki-laki sang janda adalah pekerja yang kuat karena mereka adalah bagian dari suku Isakhar yang memiliki karakter keledai tangguh yang mampu mengerjakan dua petak, merupakan kekuatan ekonomi bagi keluarga sang janda.
Bahwa Isakhar itu seekor keledai yang kuat tulangnya, yang akan menderum di antara dua petak. (Kejadian 49:14). 
Janda ini juga memiliki satu orang anak perempuan. Sehingga se­mua anak laki-laki dalam kelu­arga jini sangat mengasihi dan memberi perhatian khusus kepada satu-satunya adik perempu­an mereka. Bahkan janji agar keamanan, kenyamanan dan kebaikan bagi kehidupan sang adik yang masih gadis ini senantiasa diberikan oleh kakak-kakaknya. Tetapi disamping perhatian yang diberikan, ternyata mereka juga maunya mengatur kehidupan sang adik perempuan. (Kidung Agung 8:8-9)
Dunia juga memiliki anak-anak yang merupakan kekuatan. Kekuatan yang dihasilkan dunia ini antara lain ajaran nenek moyang, adat istiadat, filsafat, aturan-aturan yang menjanjikan keamanan, kenyamanan dan kebaikan bagi keangkuhan manusia. Manusia yang terlahir dibawah “kekuatan dosa” sebagai mahluk lemah “perempuan” amat senang dengan janji-janji. (catatan Roma 6:19). Pemazmur berkata:
Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku. (Mazmur 51:7).
Manusia secara umum senang bila keadaan dirinya aman, nyaman dan baik. Karena itu manusia dengan segala daya upaya mengusahakan agar mencapai hal-hal tersebut. Ahab sebagai contoh, seba­gai seorang raja pastilah ia tidak kekurangan. Tetapi karena kenyamanannya terusik oleh kebun anggur Nabot, dan ketika ia terkuasai dan tidak mendapatkan apa yang menjadi keinginginannya ia menjadi ke­sal hati , gusar, gelisah dan tidak dapat mau makan. Istrinya, Izebel akhirnya membuat tercapai apa yang diingini oleh “kenyamanan” dagingnya. Apa yang baik menurut dirinya “asal aku dapatkan kebun anggur Nabot” telah melahirkan kejahatan di mata Tuhan. Kekuatan dosa yang dilahirkan dunia ini merupakan penghalang terbesar yang mencegah terbukanya “pintu” ketika manusia “dipinang” oleh Tuhan.
Adik perempuan yang masih gadis dari keluarga janda yang tinggal di Sunem di daerah Yizreel ini ketika dipinang oleh kekasihnya ternyata telah dihalangi oleh semua kakak laki-lakinya. Mereka berkata:
Kami mempunyai seorang adik perempuan, yang belum mempunyai buah dada. Apakah yang akan kami perbuat dengan adik perempuan kami pada hari ia dipinang? Bila ia tembok, akan kami dirikan atap perak di atasnya; bila ia pintu, akan kami palangi dia dengan palang kayu aras. (Kidung Agung 8:8-9)
If she is a wall, we will build a silver barrier around her. If she is a door, we will barricade her with ce­dar boards.(verse 9, God’s Word to the Nations).
Kayu aras – Kedar, adalah jenis kayu yang dipakai dalam pembangunan bait Allah oleh Salomo di­datangkan dari Libanon. Kayu yang harganya mahal, karena kuat dan tahan lama jika dipergunakan un­tuk bangunan. Kayu seperti ini jika dipergunakan sebagai palang pintu, maka pintu akan kokoh, kuat dan tidak mudah ditembus. Sebagai penghalang yang kuat, pintu “perempuan” – sang adik akan aman terja­gai dengan kuat oleh semua kakak laki-lakinya. Pintu tidak mudah dilewati sehingga “peminang”nya da­pat masuk kedalam. Suatu gambaran yang sempurna ketika Allah memberikan Anak-NYA yang tunggal bagi manusia, untuk meminang manusia, dipertunangkan dengan Kristus, kekuatan dosa merupakan penghalang yang kuat sehingga pintu hati manusia tertutup.
Tengoklah, Aku berdiri di muka pintu sambil mengetuk; jikalau barang seorang mendengar suara-Ku serta membukakan pintu, maka masuklah Aku kepadanya, lalu makan dengan dia dan ia dengan Aku.( Wahyu 3:20)

bersambung...