Senin, 22 April 2013

Dasar-dasar Kekristenan - 10


Dipimpin oleh Roh

Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. ( Roma 8:14 ). Ini berarti Roh Kudus sebagai pemimpin kehidupan setiap orang yang telah dibaptis / dipenuhi oleh-Nya, menjadi pengarah kerja maupun sikap serta memberi batasan-batasan ruang gerak sesuai dengan ketentuan dan kehendak-Nya.

1.   Aspek kehidupan yang harus dipimpin oleh Roh Kudus meliputi:
a.     Hari ini, sekarang ( Ibr 3:7-13 )
b.     Masa yang akan datang ( Yoh 16:13 )
c.     Keberadaan hati, jiwa, pikiran dan kekuatan ( Rom 8:5; Gal 4:6, 1 Kor 2:10-16; Zak 4:6 )
d.     Tujuan hidup ( 1 Pet 1:10-16; Wah 22:11; Ibr 12:14 )

2.   Pimpinan Roh Kudus menjadikan seseorang:
a.   Mampu hidup dalam kebenaran dan menyenangkan hati Tuhan
-       diperbaharui di dalam roh dan pikiran ( Ef 4:23 )
-       mampu membedakan ( Rom 12:2 )
b.   Memiliki hikmat
-       diajar oleh Roh Kudus ( Yoh 14:26; 16:13; 1 Yoh 2:27 )
-       Lebih bijaksana ( Maz 119:98-100, 2 Tim 2:7 )
-       Terhindar dari jerat ( Ams 14:27; Ef 6:11 )
c.   Hidup sebagai alat Tuhan yang fungsional
-       Seperti perabot dalam rumah ( 2 Tim 2:21 )
-       Seperti prajurit, olahragawan dan petani ( 2 Tim 2:3-6 )
-       Ahli bangunan ( contoh: Paulus, 1 Kor 3:10 )
-       Cakap mengajar ( 2 Tim 2: 24-26 )
-       Memberi buah ( Fil 1:11, 21-22 )
d.   Terarah kepada kesempurnaan Kristus:
-       melalui iman ( Ibr 11:1; 2 Kor 5:17; Gal 2:19-20 )
-       melalui pembaharuan akal budi ( Rom 12:1-2; Ibr 2:1 )
-       melalui penderitaan ( Fil 1:29; Rom 5:1-11; 1 Pet 4:16 )
-       melalui ketekunan ( Mat 10:22; 24:13; Mar 13:13; Wah 21:7 )

3.   Ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah ( 1 Yoh 4:1 )
Ciri-ciri roh dunia yang tidak berasal dari Bapa:
a.     berbicara tentang hal duniawi dan keinginannya ( 1 Yoh 2:16, 4:5 )
b.     diterima oleh dunia, serupa dengan dunia ( Rom 12:2, 1 Kor 2:14 )
c.     ajaran manusia – adat istiadat ( Mat 15:1-9; Mar 7:5-9; Kol 2:16-23 )
d.     ukuran yang dipakai adalah ukuran diri sendiri ( Yoh 7:18; 1 Kor 3:3-4 )
e.     mencari hormat manusia ( Yoh 12:42-43; Gal 5:25-26 )
 
Catatan:

Dasar-dasar Kekristenan - 09


Baptisan Tubuh Kristus

Seperti baptisan air, baptisan Roh Kudus dan baptisan api, maka pengertian baptisan Tubuh Kristus inipun mengandung arti bahwa setiap orang yang mengalaminya “ditenggelamkan” ke dalam Tubuh Kristus. Dengan kata lain setiap orang percaya menjadi bagian dalam anggota-anggota Tubuh Kristus untuk berfungsi sesuai kehendakNya.

1.   Siapa yang melakukan baptisan Tubuh Kristus? ( 1 Kor 12:3, 13 )

2.   Setiap orang percaya telah dibaptis ke dalam Tubuh Kristus ( Kis 9:3-5 )

3.   Orang percaya dipersatukan dan menjadi bagian Tubuh Kristus melalui
  1. Iman dalam nama Anak Tunggal Allah ( Yoh 3:16-18; Ef 4:5 )             
  2. Darah penebusan ( Ef 2:13; Ibr 9:13-14, 22; 1 Pet 1:18-19 )
  3. Persembahan tubuh Yesus Kristus ( 1 Kor 11:23-29; Ibr 10:1-10, 20 )
  4. Roh Kudus ( Zak 4:6; Ibr 9:14; 1 Kor 12:13 )
  5. Baptisan ( Mat 28:19; 1 Kor 1:13; Ef 4:5 )
  6. Yesus Kristus sebagai Kepala ( Ef 1:22, 4:15; Kol 1:18; Ibr 10:19-21 )
  7. Pengharapan ( Rom 5:2; Kol 1:27; 2 Tes 2:16 )
  8. Tujuan ( Yak 1:18; Fil 3:10-14 )
  9. Kebutuhan akan kesempurnaan ( 1 Kor 12:18-21; Ibr 11:40 )

4.   Tujuan baptisan Tubuh Kristus ( Mat 6:10; 2 Pet 3:9 )
a.   Kerajaan Allah dinyatakan di muka bumi
-       “ … dikabulkan oleh BapaKu yang di sorga … “ ( Mat 18:19 )
-       “ … mujijat dan tanda … “ ( Kis 2:43; 1 Kor 4:20 )
-       “ … kesanalah Tuhan memerintahkan … “ ( Maz 133:3; Mat 18:20 )
-       “ … tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana … “ ( Kej 11:6 )    
b.   Penyelamatan jiwa-jiwa
-     “ Supaya dunia percaya … “ ( Yoh 17:21 )
-     “ Supaya dunia tahu … “ ( Yoh 17:23 )
-     “ … menambah … dengan orang yang diselamatkan … ( Kis 2:47 )

5.   Hambatan untuk mengalami baptisan Tubuh Kristus ( Mat 23:5-10; 1 Kor 3:3-8 )

Catatan: